Make your own free website on Tripod.com

 

Thursday, April 05, 2001
Masa-masa liburan buat gua bakal habis, karena masa untuk PKL sudah dekat. Mulai Jumat kampus gua mengadakan bridging buat PKL, biar sewaktu PKL nanti para mahasiswa nggak bingung harus bagaimana atau harus mengerjakan apa. semoga semua bisa berjalan dgn lancar. Amin.

Selasa kemaren gua dkk nginep buat nonton bola perempat final liga champion di rumah kawan kami di ciputat (sekarang masuk propinsi banten ... hehehe). udah lama nggak nongon bareng disana, sejak portugal vs prancis , semifinal piala eropa 2000. aktifitas kita nggak jauh dari maen playstation winning evelen 2000 ... hehehe :). lalu hasil pertandingan sendiri mu - bayern munchen : 0 - 1, & Galatasaray - Real Madrid : 3 - 2. Sial buat MU, di kandang sendiri kalah. Meski masih ada pertandingan away ke munchen, harapan mereka tipis. gua sendiri di pertandingan ini nggak tau mau dukung siapa, soalnya dari liga inggris jagoan gua jelas arsenal yg artinya saingan MU, sedangkan gua sendiri juga nggak suka klub-2 jerman, gua 'kan fans belanda. paling nggak utk sementara munchen bisa membalas kekalahan dari final champion 99, yg juara 'kan mu waktu itu.
lalu rabu malem ada pertandingan lagi, arsenal - valencia : 2 - 1 & leeds - la coruna : 3 - 0. arsenal menang , tapi valencia masih bisa lolos kalau nanti di kandang mereka menang 1 - 0 saja. ini mengkhawatirkan buat arsenal. arsenal sendiri cukup seri bisa lolos. dan gua terlalu ngantuk dan terlalu males untuk nonton sendiri di rumah. cuma terjaga beberapa menit, lalu tidur lagi. paling enak emang kalo nonton rame-rame.

Tuesday, April 03, 2001
Malem minggu kemaren, komunitas musik mahasiswa ilmu komunikasi (kosmik) dan klub diskusi rock n roll murni "kontra-kultur" menyelenggarakan diskusi dan pemutaran film counter-culture, yang bertema : "musik bawah tanah sebagai bentuk perlawanan". Para pembicara yang bakal ikut serta di acara diskusi ini adalah : iyos (movement records), sigit (vox teknoshit, taring padi, jogja), aridiots (vox the idiots) dengan moderator : wendi (editor brainwashed zine). Ternyata Iyos nggak dateng. Gua dateng bareng temen gua, dan acaranya ngaret kira-2 sejam dari yg dijadwalkan. harusnya pukul 18.30 dimulai. biasalah, orang Indonesia. diskusinya cukup menarik. meski yg harusnya lesehan jadi tampil sedikit lebih formil seperti dosen ketemu mahasiswanya. kesalahan dari panitia.
Intisari dari diskusi tsb yg gua tangkep, bahwa underground itu merupakan perlawanan positif thd industri musik indonesia yg sudah mapan. bahwa mereka peduli thd kondisi musik yg berlangsung saat ini. bagaimana ska dieksploitasi habis-2an oleh major label, dgn lagu-2 bercerita soal cewek misalnya, padahal mereka nggak tau sejarah asli dari ska, dimana sebenarnya ska merupakan perlawanan kaum buruh jaman dulu. beda banget sama sekarang. dan kelompok tipe x dianggap salah satu yg membuat berantakan sejarah ini. atau punk yg kebanyakan meniru gaya hidup sid vicious (basis sex pistols), atau pengen maen cewek melulu misalnya, ngegedein alat vital (sorri), padahal punk seperti sex pistols dgn lagu god save the queen termasuk menyindir pemerintahan inggris
ketika itu. termasuk juga anak-2 hardcore straight edge yg bergaya hidup bersih : tidak merokok, tidak minum dll, bukan berarti mereka itu eksklusif, tapi itu sekedar keputusan individual dan tak lebih dari itu. semuanya dibahas. dan perlawanan juga bukan berarti melawan seperti menodong orang, tapi melawan kemapanan musik. niat yg bagus sebenarnya. termasuk meluruskan
anggapan orang yg salah tentang underground yg dianggap desktruktif & merusak. juga menyadarkan para pecinta musik kalangan underground supaya ikut sadar bahwa underground itu bertujuan membangun & ikut peduli thd masyarakat sekitar, bukan cuma gaya-2an doang.

HOME * PROFILE * ARCHIVES * GALLERY * LINKS * GUESTBOOK